JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Bergerak dibidang sosial kemasyarakatan, 234 Solidarity Community (SC) makin memantapkan diri sebagai organisasi kepemudaan non partisan dan non eksklusif.
Hal tersebut dibuktikan 234 SC Solo, selama masa pandemi covid ini terus bergerak membantu masyarakat tanpa memandang golongan atau batasan apapun.
“Kami murni organisasi sosial kemasyarakatan, kita rutin melakukan kegiatan baksos ke panti asuhan, baksos air bersih, kaum dhuafa dan lainnya. Bahkan saat pandemi kemarin kami membuka hotline bantuan. Apapun yang dibutuhkan masyarakat kami bantu,” kata Angga Andi Wibowo, ketua 234 SC, saat peringatan HUT ke 13, di Solo, Sabtu (12/3/2022).
Bantuan yang dilakukan 234 SC Solo membuat trenyuh anggota, pasalnya sudah ratusan masyarakat yang terbantu dengan hotline yang dibuka. Hal tersebut yang menginspirasi untuk bisa memiliki mobil ambulan sendiri.
“Kebanyakan masyarakat minta bantuan mencarikan rumah sakit. Ada satu momen saat kami berusaha mencarikan ambulan dan rumah sakit bagi warga isoman yang sudah sakit parah, karena susah mencari ambulan dan rumah sakit penuh akhirnya orang tersebut meninggal di ambulan. Itu yang membuat kami trenyuh dan termotivasi untuk bisa memiliki ambulan sendiri,” ungkap Angga.
Selama pandemi 234 SC Solo juga menyalurkan bantuan berupa sembako, obat obatan, masker dan kebutuhan warga isoman.
Meski saat ini pandemi sudah mereda, namun 234 solo terus eksis bergerak di bidang sosial, yang sudah menjadi agenda rutin setiap bulan.
Hadir dalam kesempatan peringatan HUT ke 13 234 SC Solo yang digelar sederhana, Bambang Ismuyono, Sekjen DPP 234 SC.
“Sesuai pesan ketua umum kami Abi Japto, 234 SC harus terus bergerak hadir ditengah masyarakat dengan kegiatan sosial, bisa memberi manfaat. Kami bangga saat solo ikut berperan selama pandemi dengan membuka hotline bantuan apa saja pada masyarakat. Sebagai wujud eksistensi dan rasa solidaritas persaudaraan kita,” tandas Bambang.
Saat ini 234 SC juga tengah berkonsentrasi dengan pembinaan olah raga, utamanya balap motor. Bahkan tengah mempersiapkan sirkuit balap di Gunungkidul Yogyakarta.
“Solo dan Jogja itu gudangnya pembalap dan mekanik handal, tapi belum ada sirkuitnya. Saat ini kita sedang mempersiapkan sirkuit di Jogja, semoga bisa menjadi sarana berekspresi dan berprestasi,” pungkas Bambang. (Dea)



